Google

Indonesia Tax Consultant Services


Indonesia Tax Consultant Services
Indonesia Tax Consultant Services
Indonesia Tax and Accountancy Consultant Services

Call 021-73888872
Email : cheriatna@gmail.com
Office : Jl.Mawar 36 Bintaro Jakarta Selatan 12330

Tuesday, September 11, 2007

JASA MANAJEMEN ?

JASA MANAJEMEN ?

Saya mengharapkan sekali masukan dan bantuan bapak/ibu tentang beberapa permasalahan yang ingin saya tanyakan :

Misalnya, PT A mengadakan suatu kontrak atau perjanjian dengan PT. B dalam hal FMS ( Fleet Management Service ). Dalam hal ini PT. A berkewajiban untuk mengontrol dan melakukan perawatan atas seluruh kendaraan yang di miliki oleh PT. B. Seluruh Biaya service atau perbaikan kendaraan, apakah itu pemeriksaan secara berkala atau pun karena kecelakaan, dibayar oleh PT. A. sedangkan pada setiap akhir bulan PT. A akan melakukan penagihan ke PT. B Inculde dengan biaya service yang dikeluarkan ).

Pertanyaan saya :
Apakah atas jasa yang diberikan oleh PT. A ke PT. B bisa dikategorikan sebagai jasa managemen yang merupakan obyek PPh Pasal 23 atau atas transaksi tersebut tidak terhutang PPH Pasal 23 nya. Sebagai catatan, PT. A dalam melakukan perawatan unit, tidak memiliki bengkel service sendiri, tapi menyerahkan ke pihak ke tiga. Dalam hal ini pihak ketiga tersebut akan melakukan penagihan sebesar B. Service yang dikeluarkan ke PT. A ( untuk hal ini menurut saya tidak terhutang Pajak Penghasilan ), tapi bagaimana hal nya dengan penagihan dari PT. A ke PT B ? Kapan suatu transaksi tersebut bisa dianggap sebagai jasa managemen ?

- Suherman -

Jawaban:

Mengacu kepada SE-02/PJ.42/2000 tentang pph atas jasa manajemen dan jasa konsultan, sehubungan dengan pertanyaan bapak dapat kami uraikan sbb :

Kapan suatu transaksi dianggap sebagai Jasa Managemen?
Dalam Surat Edaran Dirjen Pajak No.SE-08/PJ.222./1984 tanggal 15 Maret 1984 telah dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Jasa Manajemen adalah pemberian jasa dengan ikut serta secara langsung dalam pelaksanaan manajemen.

Berdasarkan penjelasan Bapak dalam hal ini PT A, bertindak atas nama PT B untuk mengontrol dan melakukan perawatan atas seluruh kendaraan yang di miliki oleh PT. B. Sehingga PT. B bebas dari segala urusan mengenai kendaraan yang sebenarnya bagian dari pekerjaaan manajemen yang harus dilakukan olehnya. Walaupun PT.A tidak memiliki bengkel sendiri namun dalam hal ini PT.A tetap harus bertanggung jawab dan melaksanakan atas segala macam urusan manajeman kendaraan bukan hanya memberikan advis saja, sehingga tidak dapat juga dikatakan sebagai konsultan manajeman.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas atas kegiatan yang dilakukan oleh PT A dapat dikategorikan sebagai Jasa Manajemen sehingga dikenakan PPh pasal 23 dengan tarif 6 % dari jumlah bruto.

Demikian pandangan kami.

No comments:

Google
Google Groups
Forum Melilea Indonesia
Visit this group
Share on Facebook
Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009