Google

Indonesia Tax Consultant Services


Indonesia Tax Consultant Services
Indonesia Tax Consultant Services
Indonesia Tax and Accountancy Consultant Services

Call 021-73888872
Email : cheriatna@gmail.com
Office : Jl.Mawar 36 Bintaro Jakarta Selatan 12330

Tuesday, September 11, 2007

PPN ATAS BIRO PERJALANAN WISATA

PPN ATAS BIRO PERJALANAN WISATA


Yth, yang ingin saya tanyakan untuk pengenaan PPN atas penjualan tiket pswt udara luar negeri apakah terutang PPN ? demikian juga untuk biaya akomodasi di luar negeri dan paket dimaksud yang dijual di d.n, apakah juga terutang PPN, contohnya : Pesrh BPW menjual paket aust sebesar $2.000,- per pax, yang terdiri dari : tiket pst sby- depn -perth $ 900,-, b.akomodasi 2 n/3d $ 1000,-, profit bpw $ 100,-. Karena untuk tiket ln sudah kena pajak demikian pula u.b akomodasi sama. Apakah tidak yg sebenarnya terutang PPN hanya $ 100,-
Bagaimana pendapat Bapak, kami mohon penjelasan ?

- Renasia -

Jawaban:

Perlu kami jelaskan dulu pertama-tama bahwa perusahaan Bapak adalah Perusahaan Biro Perjalanan/Pariwisata. Ketentuan mengenai PPN atas Biro Perjalanan diatur tersendiri melalui Keputusan Menteri Keuangan No.642/kmk.04/1994.Sehingga perhitungan PPNnya berbeda dengan perhitungan PPN yang biasanya.

Dimana dalam ketentuan tersebut diatur bahwa PPN untuk Biro Perjalanan diatur dengan mempergunakan Nilai Lain.Yang dimaksud dengan Nilai Lain dalam Keputusan tersebut adalah suatu jumlah yang ditetapkan sebagai Dasar Pengenaan Pajak. Dasar penetapan Nilai Lain untuk penyerahan jasa biro perjalanan/pariwisata adalah 10 % (sepuluh persen) dari jumlah tagihan atau jumlah yang seharusnya ditagih. Sehingga penyerahan jasa biro perjalanan/pariwisata adalah sebesar 10 % (tarif PPN) x 10 (Nilai Lain) % x jumlah tagihan atau jumlah yang seharusnya ditagih, sehingga tarif efektifnya adalah 1 % x jumlah tagihan atau jumlah yang seharusnya ditagih;

Berdasarkan Penjelasan Bapak, jumlah yang seharusnya ditagih adalah sebesar US$ 2.000, sehingga PPN yang terhutang adalah 1 % x US$ 2.000,- = US$ 20,-

Kami ingatkan disini bahwa, Pajak Masukan yang berkenaan dengan pajak yang terutang tidak dapat dikreditkan karena dalam Nilai Lain telah diperhitungkan Pajak Masukan dari Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak yang bersangkutan.

Demikian penjelasan kami.

1 comment:

Anonymous said...

Ini adalah artikel bagus untuk dibaca, terima kasih untuk berbagi.

Google
Google Groups
Forum Melilea Indonesia
Visit this group
Share on Facebook
Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009